Jumat, 30 November 2012

Potensi SumSel


Provinsi Sumatera Selatan secara geografis terletak antara 1 derajat sampai 4 derajat Lintang Selatan dan 102 derajat sampai 106 derajat Bujur Timur dengan luas daerah seluruhnya 87.017.41 km2.

Batas batas wilayah Provinsi Sumatera Selatan sebagai berikut : sebelah utara berbatasan dengan Provinsi Jambi, sebelah Selatan berbatasan dengan Provinsi Lampung, sebelah Timur berbatasan dengan Provinsi Bangka Belitung, sebelah Barat berbatasan dengan Provinsi Bengkulu. 


Secara topografi, wilayah Provinsi Sumatera Selatan di pantai Timur tanahnya terdiri dari rawa-rawa dan payau yang dipengaruhi oleh pasang surut. Vegetasinya berupa tumbuhan palmase dan kayu rawa (bakau). Sedikit makin ke barat merupakan dataran rendah yang luas. Lebih masuk kedalam wilayahnya semakin bergunung-gunung. Disana terdapat bukti barisan yang membelah Sumatera Selatan dan merupakan daerah pegunungan dengan ketinggian 900 - 1.200 meter dari permukaan laut. Bukit barisan terdiri atas puncak Gunung Seminung (1.964 m), Gunung Dempo (3.159 m), Gunung Patah (1.107 m) dan Gunung Bengkuk (2.125m). Disebelah Barat Bukit Barisan merupakan lereng. Provinsi Sumatera Selatan mempunyai beberapa sungai besar. Kebanyakan sungai-sungai itu bermata air dari Bukit Barisan, kecuali Sungai Mesuji, Sungai Lalan dan Sungai Banyuasin. Sungai yang bermata air dari Bukit Barisan dan bermuara ke Selat Bangka adalah Sungai Musi, sedangkan Sungai Ogan, Sungai Komering, Sungai Lematang, Sungai Kelingi, Sunga Lakitan, Sungai Rupit dan Sungai Rawas merupakan anak Sungai Musi.

Secara administratif Provinsi Sumatera Selatan terdiri dari 11 (sebelas) Pemerintah Kabupaten dan 4 (empat) Pemerintah Kota, dengan palembang sebagai ibukota provinsi. Pemerintah Kabupaten dan Kota membawahi Pemerintah Kecamatan dan Desa / Kelurahan, Provinsi Sumatera Selatan memiliki 11 Kabupaten, 4 Kotamadya, 212 Kecamatan, 354 Kelurahan, 2.589 Desa. Kabupaten Ogan Komering Ilir menjadi Kabupaten dengan luas wilayah terbesar dengan luas 16.905,32 Ha, diikuti oleh Kabupaten Musi Banyuasin dengan luas wilayah sebesar 14.477 Ha.

Berdasarkan harga berlaku dengan migas, terdapat empat sektor yang memberikan sumbangan cukup besar terhadap PDRB. Pada tahun 2010, empat sektor yang memberikan sumbangan terbesar adalah sektor industri pengolahan, diikuti oleh sektor pertambangan dan penggalian, sektor pertanian serta sektor perdagangan, Hotel dan Restoran. Pada Tahun 2010 kontribusi masing-masing sektor diatas secara berurutan adalah 23,67%, 21,62%, 16,85%, 12,70%.

Sebagai salah satu provinsi tujuan investasi, Provinsi Sumatera Selatan memiliki berbagai sarana dan prasarana penunjang diantaranya adalah Bandara S.M. Badaruddin II yang terdapat di Kota Palembang, Bandara Tanjung Enim di Kabupaten Muara Enim, Bandara Banding Agung yang terletak di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Pelabuhan Palembang yang terketak di Kota Palembang juga Pelabuhan Khusus Kerta Pati di Kabupaten Muara Enim.

Sumber Data:
Sumatera Selatan Dalam Angka 2010

POTENSI KELAPA SAWIT DI SUMATERA SELATAN 

Jumlah Produksi Perkebunan Rakyat 2009 Sebesar 840.664 Ton, Perkebunan Negara 2009 Sebesar 128.780 Ton, Perkebunan Swasta 2009 Sebesar 1.067.109 Ton, Jumlah Produksi Perkebunan Rakyat Sebesar 857.477 Ton (Angka Sementara 2010), Perkebunan Negara Sebesar 132.000 Ton (Angka Sementara 2010), Perkebunan Swasta Sebesar 1.092.720 Ton (Angka Sementara 2010).
PRODUKSI 2010 (TON)2.082.196
PRODUKSI 2009 (TON)2.036.553
PRODUKSI 2008 (TON)776.983
PRODUKSI 2007 (TON)759.034
PRODUKSI 2006 (TON)1.616.161

Sumber Data:
Statistik Perkebunan Indonesia 2009-2011
Departemen Pertanian Direktorat Jenderal Perkebunan
Komp Deptan Gedung C Lt-III Ruang.307 Jl. Harsono R.M No. 3 Ps Minggu Jakarta Selatan 12550
Telp 021-7817693 021-7815380-4 Ext-4318
Fax 021-7815586 021-7815486

Updated: 16-4-2012
LAHAN YANG SUDAH DIGUNAKAN (HA)690.729
STATUS LAHANLuas Areal Perkebunan Rakyat sebesar 286.675 ha, Perkebunan Swasta sebesar 390.314 ha dan Perkebunan Negara Sebesar 128.780 ha.

Sumber Data:
Statistik Perkebunan Indonesia 2009-2011
Departemen Pertanian Direktorat Jenderal Perkebunan
WILAYAH POTENSI PENGEMBANGAN KOMODITI KELAPA SAWIT
 
NONAMA DAERAHLUAS LAHAN
1Kabupaten BanyuasinLahan yang sudah Digunakan (Ha): 31.005
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
2Kabupaten Empat LawangLahan yang sudah Digunakan (Ha): 66
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
3Kabupaten LahatLahan yang sudah Digunakan (Ha): 14.048
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
4Kabupaten MuaraenimLahan yang sudah Digunakan (Ha): 33.091
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
5Kabupaten MusibanyuasinLahan yang sudah Digunakan (Ha): 61.080
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
6Kabupaten MusirawasLahan yang sudah Digunakan (Ha): 34.680
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
7Kabupaten Ogan IlirLahan yang sudah Digunakan (Ha): 2.079
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
8Kabupaten Ogan Komering IlirLahan yang sudah Digunakan (Ha): 72.715
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
9Kabupaten Ogan Komering UluLahan yang sudah Digunakan (Ha): 69.779
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
10Kabupaten Ogan Komering Ulu SelatanLahan yang sudah Digunakan (Ha): 80
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
11Kabupaten Ogan Komering Ulu TimurLahan yang sudah Digunakan (Ha): 16.428
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
12Kota LubuklinggauLahan yang sudah Digunakan (Ha): 51
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
13Kota PrabumulihLahan yang sudah Digunakan (Ha): 1.120
Status Lahan: Perkebunan
POTENSI KARET DI SUMATERA SELATAN 

Jumlah Produksi Perkebunan Rakyat 2009 Sebesar 437.839 Ton, Perkebunan Negara 2009 Sebesar 21.954 Ton, Perkebunan Swasta 2009 Sebesar 24.207 Ton, Jumlah Produksi Perkebunan Rakyat Sebesar 465.539 Ton (Angka Sementara 2010), Perkebunan Negara Sebesar 24.824 Ton (Angka Sementara 2010), Perkebunan Swasta Sebesar 25.602 Ton (Angka Sementara 2010).
PRODUKSI 2010 (TON)515.965
PRODUKSI 2009 (TON)484.000
PRODUKSI 2008 (TON)543.698
PRODUKSI 2007 (TON)540.870
PRODUKSI 2006 (TON)517.799

Sumber Data:
Statistik Perkebunan Indonesia 2009-2011
Departemen Pertanian Direktorat Jenderal Perkebunan
Komp Deptan Gedung C Lt-III Ruang.307 Jl. Harsono R.M No. 3 Ps Minggu Jakarta Selatan 12550
Telp 021-7817693 021-7815380-4 Ext-4318
Fax 021-7815586 021-7815486

Updated: 16-4-2012
LAHAN YANG SUDAH DIGUNAKAN (HA)662.686
STATUS LAHANLuas Areal Perkebunan Rakyat sebesar 614.021 ha, Perkebunan Swasta sebesar 24.007 ha dan Perkebunan Negara Sebesar 21.741 ha.

Sumber Data:
Statistik Perkebunan Indonesia 2009-2011
Departemen Pertanian Direktorat Jenderal Perkebunan
WILAYAH POTENSI PENGEMBANGAN KOMODITI KARET
 
NONAMA DAERAHLUAS LAHAN
1Kabupaten BanyuasinLahan yang sudah Digunakan (Ha): 42.278
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
2Kabupaten LahatLahan yang sudah Digunakan (Ha): 12.081
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
3Kabupaten MuaraenimLahan yang sudah Digunakan (Ha): 114.696
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
4Kabupaten MusibanyuasinLahan yang sudah Digunakan (Ha): 110.286
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
5Kabupaten MusirawasLahan yang sudah Digunakan (Ha): 145.484
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
6Kabupaten Ogan IlirLahan yang sudah Digunakan (Ha): 20.353
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
7Kabupaten Ogan Komering IlirLahan yang sudah Digunakan (Ha): 83.366
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
8Kabupaten Ogan Komering UluLahan yang sudah Digunakan (Ha): 67.539
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
9Kota LubuklinggauLahan yang sudah Digunakan (Ha): 4.787
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
10Kota PagaralamLahan yang sudah Digunakan (Ha): 64
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
11Kota PrabumulihLahan yang sudah Digunakan (Ha): 13.086
Status Lahan: Perkebunan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar